Simpulan: Materialitas, Risiko dan Strategi Audit Awal

Materialitas didefinikan sebagai suatu informasi akuntansi yang apabila dihilangkan atau disajkan secara keliru akan menyebabkan keputusan yang akan diambil oleh seseorang yang berpikiran logis, yang mendasarkan keputusan pada informasi tersebut, menjadi berbeda atau terpengaruh oleh penghilangan atau penyajian yang keliru dari informasi tersebut

Risiko audit adalah risiko kemungkinan auditor gagal dalam memodifikasi pendapatnya terhadap laporan keuangan yang dilaporkan secara keliru. Semakin besar keinginan auditor untuk dapat memberikan pendapat yang tepat, semakin rendah risiko audit yang akan dia terima.

Strategi audit awal menggambarkan judgement awal auditor tentang pendekatan audit untuk memperoleh bukti tentang asersi-asersi (bukan merupakan rincian spesifikasi prosedur-prosedur audit). Strategi audit awal ini didasarkan pada asumsi tertentu tentang pelaksanaan audit yang mempengaruhi spesifikasi keempat komponen strategi audit.

Daftar Pertanyaan:

  1. Bagaimana tanggung jawab auditor dalam menilai risiko salah saji akibat kecurangan
  2. Apakah hubungan materialitas dengan bukti audit?
  3. Mengapa auditor tidak dapat memberikan jaminan atas keakuratan asersi yang disajikan oleh klien?
  4. Mengapa pertimbangan awal materialitas penting?
  5. Jika terdapat salah saji, apakah pengaruhnya terhadap risiko bawaan, berapa jumlah barang bukti yang sebaiknya direncanakan?
  6. Apakah manfaat materialitas dalam mengevaluasi bukti audit?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: