Archive for Bimbingan

Aturan Bimbingan Skripsi Dengan Bu Dyah

Wah, Bu Dyah sekarang jual mahal. Mosok bimbingan skripsi wae ndadak nggo aturan.

Lha mau gimana lagi. Kalo nggak dibikin aturan maennya, saya yakin anda akan sambat kesulitan mencari saya. Mengapa, Bu? Karena saat ini saya sedang sibuk-sibuknya, jadi anda mungkin akan mengalami kesulitan bertemu saya secara langsung. However meski demikian, saya tidak mungkin mengabaikan tugas-tugas saya selaku dosen pembimbing skripsi. Oke, here are the rules:

Bagi yang pertama kali mau mengajukan judul ke saya. Saya sarankan, untuk kemudahan anda sendiri, replikasi jurnal saja. (Ingat: Replikasi Bukan Plagiasi!) Cari:

  • lima jurnal penelitian ilmiah
  • yang memiliki topic yang sama
  • yang terbit paling tua empat tahun yang lalu (jadi kalo sekarang tahun 2009, terbitan paling tuanya 2005)
  • yang menurut anda mudah untuk dikerjakan.

Setelah anda fotokopi kelima jurnal tersebut, anda tentukan judul, lalu hubungi saya via imel di bimbingan.budyah@gmail.com dengan format:

  • Nama:
  • NIM:
  • Nomer HP:
  • Alamat Rumah:
  • No. Telp. Rumah:
  • Alamat Kos:
  • Jurnal Penelitian Ilmiah (1)
    • Judul
    • Peneliti / Tahun
    • Referensi / Sumber
    • Abstrak
  • Jurnal Penelitian Ilmiah (2)
    • Judul
    • Peneliti / Tahun
    • Referensi / Sumber
    • Abstrak
  • Jurnal Penelitian Ilmiah (3)
    • Judul
    • Peneliti / Tahun
    • Referensi / Sumber
    • Abstrak
  • Jurnal Penelitian Ilmiah (4)
    • Judul
    • Peneliti / Tahun
    • Referensi / Sumber
    • Abstrak
  • Jurnal Penelitian Ilmiah (5)
    • Judul
    • Peneliti / Tahun
    • Referensi / Sumber
    • Abstrak
  • Usulan Judul Skripsi anda:
    • Judul (1)
    • Judul (2) – kalo ada alternatif judul
    • Judul (3) – kalo ada alternatif judul

Setelah saya membaca abstrak jurnal penelitian yang anda kirimkan ke saya, akan saya tentukan kapan bertemu langsung dengan saya untuk membahas lebih lanjut skripsi anda.

Selanjutnya nanti draft proposal / skripsi bisa dikirimkan dalam bentuk attachment via imel di bimbingan.budyah@gmail.com.

Draft yang dikirimkan tersimpan dalam bentuk MS Word 2007. Yang nantinya akan saya coret-coret secara elektronis. So, it’s paperless… tanpa kertas, jadi anda bisa lebih hemat dan perkembangan kemajuan skripsi anda bisa tersimpan di imel saya dan anda. Berikut ada contoh screenshot cara saya melakukan review terhadap draft proposal / skripsi anda. (Klik gambar untuk melihat lebih jelas / besar) Biasanya makan waktu 1-2 hari untuk saya mereview.

Bimbingan

Bimbingan

Apabila anda merasa perlu untuk bertatap muka langsung dengan saya, bisa hubungi saya via imel / SMS. Saya akan tentukan kapan dan dimana kita bisa bertemu.

BTW, saya sering lambat dalam menjawab SMS,  tapi biasanya saya jawab (kalo nggak percaya tanya Bu Indu yang dulu sering komplen dengan kebiasaan telat bales SMS). Saya tidak menyarankan anda untuk menelpon langsung saya, krn biasanya kalo nomernya nggak saya memori, nggak saya angkat, atau bisa saja nomernya saya memori, tapi saya pas in the middle of something, atau saya pas nggak denger karena saya bikin getar. Jadi prasangka baik saja lah. Selamat berskripsi-ria!

Comments (4)

Minggu Libur Nggak Yaaa?

He…he…he… Ternyata Bu Dyah minggu nggak libur… Yaaah… kok nggak libur seh, Bu? Daripada saya nganggur di rumah aja, sudah kadung janjian bimbingan skripsi sama mahasiswa untuk hari minggu besok dan sudah kadung janjian sama mahasiswa yang ngumpulin tugas audit manajemen. Karena waktu bikin janji, saya nggak tau kalo sabtu itu libur…Ha…ha…ha… Jadi setelah saya pikir-pikir mendingan saya masuk aja, lagian pas pertemuan pertama ‘kan saya sudah kosong, gara-gara lupa… Yang pengen libur… ya libur aja, gak pa pa, kok… Lha kalo ternyata kelompok saya kebagian maju (yang kuliah audit), ya… risiko aja… he… he… he…

Comments (2)

Tips Mencari Judul Skripsi

Dari hasil beberapa kali ketemu mahasiswa bimbingan skripsi, kayaknya ada beberapa hal yang harus dipahami oleh mahasiswa pada awal proses penulisan skripsi, terutama pada saat hunting judul:

  1. Abstraksi Penelitian. Baca abstraksi penelitian tersebut. Pahami betul-betul maksud dari abstraksi tersebut. Abstraksi adalah ringkasan dari suatu penelitian. Perhatikan pula kata kuncinya.
  2. Penelitian Terdahulu. Biasanya terdapat setelah landasan pustaka. Penelitian pustaka jangan terlalu jadul. Maksimal lima tahun ‘lah. Jadi masih relevan jika akan direplikasi.
  3. Kerangka Pemikiran. Biasanya setelah penelitian terdahulu ada kerangka pemikiran. Kerangka pemikiran yang bagus biasanya memiliki gambaran / ilustrasi yang jelas. Tapi bukan berarti yang nggak ada gambarnya selalu jelek.
  4. Keterbatasan Penelitian / Saran. Ini terletak di bagian akhir penelitian. Semua penelitian yang bagus pasti (saya ulangi: Pasti) memiliki saran untuk penelitian di masa mendatang. Kalau ada saran untuk penelitian di masa mendatang, gunakan saja saran itu sebagai entry point dalam mengerjakan skripsi.

Selamat ber-skripsi ria!

Comments (3)

Daftar Bimbingan Skripsi

Berikut ini daftar mahasiswa yang skripsinya dibimbing oleh saya mulai semester gasal 2008/2009:

  1. Endri Yulistian (211.04.0111) –> sudah menghadap tgl 15/4/09
  2. Dwi Nirmala Aru (231.06.0048) –> sudah menghadap tgl 24/4/09
  3. Meta AStuti H (241.07.0014) –> sudah menghadap tgl 26/4/09
  4. Afrida Estiani L. (241.07.0044) –> sudah menghadap tgl 15/4/09
  5. Andini Putri W. (241.07.0054) –> sudah menghadap tgl 15/4/09

Dimohon secepatnya menghadap saya. Semakin cepat, semakin baik.

Tinggalkan sebuah Komentar

Saya Seneng Kalo Ada yang Ngasih Bingkisan, Tapi…

Jujur aja, saya seneng kalo ada mahasiswa ngasih saya bingkisan. (Gendeng po piye, dike’i bingkisan hadiah kok rak seneng?!) Tapi… Nah, ada tapinya…  kalo bingkisan itu diberikan selama saya masih berstatus sebagai dosen wali, dosen pengampu atau dosen pembimbing anda, kesannya jadi nggak etis. Lho kok nggak etis gimana to, Bu?

Misalnya… saya masih menjadi dosen wali anda, lalu anda ngasih bingkisan ke saya. Seharusnya saya ngasih anda 21 SKS, tapi karena saya nggak enak sama anda yang sudah ngasih bingkisan, akhirnya saya naikkan jadi 24 SKS. Kalo saya nggak naikkan jumlah SKSnya, anda (mungkin) nggrundel (dalam hati), jadinya nggak ikhlas. Akhirnya bingkisan tersebut sifatnya jadi tidak halal untuk dikonsumsi.

Atau… saya masih jadi dosen pengampu anda, lalu anda ngasih bingkisan ke saya. Seharusnya saya ngasih anda C, tapi karena saya nggak enak sama anda yang sudah ngasih bingkisan, akhirnya saya naikkan jadi B. Kalo saya nggak naikkan nilainya, anda (mungkin) ngedumel (dalam hati), jadinya nggak rela. Akhirnya bingkisan tersebut sifatnya jadi tidak halal untuk dikonsumsi.

Bisa juga seperti ini… saya masih jadi dosen pembimbing anda, lalu anda ngasih bingkisan ke saya. Seharusnya saya tidak meloloskan proposal anda, tapi karena saya nggak enak sama anda yang sudah ngasih bingkisan, akhirnya saya loloskan. Kalo nggak saya loloskan, anda (mungkin) muni-muni (dalam hati), jadinya nggak ridho. Akhirnya bingkisan tersebut sifatnya jadi tidak halal untuk dikonsumsi.

Dan saya masih bisa memberikan banyak ilustrasi yang lain lagi. Jadi jangan marah, ya kalo pemberian anda saya tolak. Hanya masalah timing aja, kok. Nothing personal.

Apa berarti Bu Dyah nggak pernah terima bingkisan? Pernah… pernah banget. Mulai dari bentuk kue, roti, ayam panggang, ikan asin (ikan asinnya enak banget, sumpah!!), sampe baju, kerudung, jilbab, dan asesoris.  Tapi biasanya status mahasiswa tersebut sudah bukan mahasiswa perwalian, pengampuan atau bimbingan saya. Jadi sudah khatam. Sudah selesai. Nggak ada hubungan dosen – mahasiswa lagi dengannya.

Gimana dengan dosen-dosen yang laen, Bu? Wah, kalo itu saya nggak tau. (Kalopun saya tau, saya ‘kan gak boleh buka kartunya orang laen…hehehe…)

BTW, jadi inget suatu ketika saya habis ngeluarin nilai, kemudian ada serombongan mahasiswa ngasih saya beberapa bungkus rujak di kampus buat dibawa pulang. Katanya sebagai ucapan terima kasih dan emang pengen aja ngasih saya (dan emang tau kalo saya sering beli rujak di depan sastra Undip). Terus saya nanya, emang saya kasih berapa, sih nilainya, kok sampe segitunya ngucapin terima kasih? Ternyata, ada yang dapet A, B bahkan C. Hehehe… kirain dapet A semua. Jadi terharu…hiks…

Comments (2)